Jakarta, Britakini.com –Dukun pria berinisial KS (40), ber yang dikenal dengan sebutan Jolowos, melakukan tindakan asusila di Magetan dengan menggunakan modus pengobatan alternatif. Sejak awal, ia mengaku sebagai sosok suci untuk memperdaya korban dan membangun kepercayaan melalui klaim yang tidak masuk akal.
Peristiwa ini bermula pada awal tahun 2023, ketika suami korban, LS (43), mengalami stroke. Dalam kondisi tersebut, korban berupaya mencari berbagai cara untuk menyembuhkan suaminya.
Seiring berjalannya waktu, dukun KS beberapa kali mendatangi rumah korban untuk melakukan pengobatan. Di sana, ia memijat suami korban dan memberikan air yang ia sebut sebagai air doa. Melalui tindakan tersebut, ia secara perlahan memperoleh kepercayaan dari korban dan keluarganya.
Namun demikian, Kapolres Magetan, Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa KS menggunakan tipu daya untuk memanipulasi korban. Bahkan, KS mengaku sebagai utusan Tuhan, dan lebih jauh lagi, ia menyebut dirinya sebagai “Allah kedua” untuk meyakinkan korban atas klaimnya.
Setelah berhasil memengaruhi korban, KS memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan pribadi. Ia kemudian memaksa korban melakukan hubungan intim dengan dalih sebagai bagian dari ritual penyembuhan dan penghapusan dosa. Karena terpengaruh, korban menuruti permintaan tersebut dan percaya bahwa tindakan itu merupakan bagian dari proses pengobatan.
Selain itu, KS juga meminta korban mengirimkan foto tanpa busana sebagai syarat tambahan dalam ritual yang ia ciptakan. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa pelaku secara aktif menyalahgunakan kepercayaan korban demi memenuhi keinginannya.
Saat ini, pihak kepolisian menangani kasus tersebut dan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.
(vvr)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: detik.com









