Jakarta, Britakini.com – Jonatan Christie mengaku senang akhirnya melangkah ke perempatfinal Malaysia Open 2026. Ia menilai kemenangan tersebut lahir dari kemampuannya mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
Tundukkan Wakil Tuan Rumah di Dua Gim
Bertanding di Axiata Arena Stadium, Kamis (8/1/2026), Jonatan Christie yang akrab disapa Jojo sukses menundukkan wakil tuan rumah, Leong Jun Hao. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-11.
Kemenangan ini membuat rekor pertemuan Jonatan dan Leong kembali seimbang menjadi 3-3. Sebelumnya, Jonatan kalah dari Leong pada Singapore Open 2025. Pebulu tangkis Indonesia itu juga berstatus sebagai juara All England 2024.
Belajar dari Kekalahan Sebelumnya
Jonatan mengakui kekalahan pada pertemuan terakhir terjadi karena ia bermain terlalu terburu-buru dan kurang tenang. Pada laga kali ini, ia sengaja mengubah pendekatan dengan bermain lebih sabar dan terkontrol.
“Pertandingan terakhir saya kalah karena kurang tenang dan terlalu terburu-buru. Hari ini saya mencoba lebih mengontrol jalannya pertandingan dan diri saya sendiri supaya lebih sabar. Saya rasa itu cukup berhasil,” ujar Jonatan dalam keterangan resmi melalui federasi.
Hadapi Tekanan Suporter dengan Santai
Jonatan juga menyadari adanya tekanan dari suporter yang mayoritas mendukung Leong. Meski demikian, ia memilih fokus dan menikmati setiap momen pertandingan.
“Justru dia yang lebih tertekan karena bermain di rumah sendiri dan dituntut menang. Saya bermain dengan mental nothing to lose dan mencoba menikmati pertandingan,” tuturnya.
Fisik Aman, Mental Jadi Perhatian
Juara Asia 2024 itu memastikan kondisi fisiknya tetap terjaga meski menjalani jadwal turnamen yang padat sejak pertengahan tahun lalu. Menurutnya, faktor mental justru menjadi tantangan terbesar.
“Secara fisik tidak terlalu bermasalah. Yang lebih perlu diperhatikan adalah pikiran dan mental. Capek pasti ada, tapi itu konsekuensi karena jadwal turnamen BWF setelah Juni memang sangat padat,” jelasnya.
Kings Cup Jadi Ajang Uji Coba Positif
Jonatan menilai keikutsertaannya di Kings Cup setelah World Tour Finals memberikan dampak positif. Ia memanfaatkan turnamen tersebut sebagai ajang uji coba sekaligus sparring dengan pemain-pemain top dunia.
“Kemarin ikut Kings Cup dan rasanya positif. Walaupun turnamen, saya menganggapnya seperti sparring. Justru bagus karena bisa berhadapan dengan pemain top seperti Antonsen, Alex Lanier, dan Jason Teh,” pungkas Jonatan.
(VVR*)









