Festival Balik Kudahin Bangkitkan Harmoni Kerinci-Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfin dan Monadi tampil berdampingan saat festival

Alfin dan Monadi tampil berdampingan saat festival

Kerinci, Britakini.com – Festival Kerinci Balik Kudahin kembali digelar di tepi Danau Kerinci, menghadirkan suasana yang hangat dan penuh nostalgia bagi masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci. Tradisi adat ini membuat warga seolah kembali ke masa sebelum pemekaran 2008, saat kedua wilayah masih satu. Setiap hentakan langkah dan irama gandang membangkitkan kenangan kolektif yang terus hidup.

Kehadiran Walikota Sungai Penuh, Alfin, dan Bupati Kerinci, Monadi, membuat festival semakin berkesan. Keduanya tampil berdampingan, menyapa warga, dan mengikuti seluruh prosesi. Momen ini menegaskan bahwa meski pemekaran mengubah struktur administratif, ikatan budaya dan sejarah tetap menyatukan kedua daerah. Keharmonisan dua pemimpin ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci bekerja sama PT EDC Tebar Benih Ikan Semah

Warga kerap menyebut hubungan Kerinci dan Sungai Penuh seperti anak dan orang tua: anak boleh memilih rumah baru, tetapi tetap membawa darah dan identitas yang sama. Tradisi Balik Kudahin membuktikan bahwa akar budaya kedua wilayah ini tetap hidup dan diperkuat dari generasi ke generasi.

Festival ini juga mendorong optimisme. Interaksi hangat antara Alfin dan Monadi dianggap warga sebagai modal penting untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat koordinasi lintas wilayah. Kehadiran mereka memberikan rasa stabilitas, kehangatan, dan produktivitas yang lebih terasa di masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda

Balik Kudahin bukan sekadar ritual lama. Festival ini mengingatkan bahwa Kerinci dan Sungai Penuh memiliki akar budaya yang sama, yang tidak bisa dipisahkan oleh batas administratif. Selama kedua wilayah menjaga harmoni, mereka akan tetap bersatu dalam sejarah, jiwa, dan rasa—meski kini berbeda pemerintahan, ikatan budaya tetap kuat dan hidup.

(VVR*)

Berita Terkait

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka
TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan
Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada
PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai
Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat
Wali Kota Alfin Dukung Festival Kopi Kerinci 2026
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

OJK bersama SRO dan pelaku pasar memperkuat integritas pasar modal Indonesia melalui dialog di BEI.(Foto : Istimewa)

Ekonomi

OJK Perkuat Reformasi dan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 23:00 WIB

Prakiraan cuaca Jambi, Senin (19/10/2026), menunjukkan hujan ringan dan udara kabur di sejumlah kabupaten dan kota.(Foto : Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

Jambi

Cuaca Jambi Senin, Hujan Ringan dan Udara Kabur

Minggu, 18 Okt 2026 - 21:10 WIB

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

Harga BYD Racco di Sri Lanka Capai Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB