Britakini.com, Jambi – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Yazzer Arafat, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Dilansir jambiexpres, menurutnya, kondisi sosial yang aman akan membuat program pembangunan dari pemerintah pusat terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Tokoh pemuda sekaligus Pembina Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (IMKS) itu menilai, situasi sosial yang kondusif menjadi syarat utama bagi investasi infrastruktur. Ia menekankan, sektor sumber daya air dan irigasi pertanian sangat bergantung pada iklim sosial yang tenang.
“Saya mengajak seluruh warga, terutama di Kerinci dan Sungai Penuh, serta semua elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial. Dengan suasana yang damai, infrastruktur akan terus masuk dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Yazzer Arafat.
Yazzer menjelaskan bahwa dana pemerintah pusat berperan besar dalam pembangunan infrastruktur di Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagian besar proyek daerah, kata dia, masih mengandalkan alokasi dari program Instruksi Presiden (Inpres) dan sumber pembiayaan pusat lainnya.
“Dana pusat sangat penting untuk mempercepat pembangunan. Tanpa dukungan itu, proyek strategis bisa terhenti atau tidak terpelihara,” tegasnya dikutip dari .
Ia menambahkan, proyek irigasi dan pengelolaan air menjadi sektor yang paling bergantung pada anggaran pusat. Tanpa dukungan dana tersebut, infrastruktur yang sudah dibangun tidak akan optimal dan manfaatnya berkurang bagi petani.
Yazzer mengingatkan agar semua pihak menjaga suasana tetap kondusif. Ia menyoroti pengalaman masa lalu ketika aksi protes terhadap pelaksana proyek sempat menunda pencairan dana pembangunan.
Saat ini, pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, daerah sangat membutuhkan dana Inpres 2 tahun 2025 dan program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari Kementerian.









