Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter menjelaskan alasan dan waktu yang tepat untuk menimbang berat badan saat menjalani program penurunan berat badan.(Foto : jcomp/tribunnews.com)

Dokter menjelaskan alasan dan waktu yang tepat untuk menimbang berat badan saat menjalani program penurunan berat badan.(Foto : jcomp/tribunnews.com)

Jakarta, Britakini.com – Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, tetapi setiap pagi rutin naik-turun timbangan? Kebiasaan tersebut ternyata belum tentu membantu Anda memantau perkembangan berat badan dengan tepat.

Angka pada timbangan bisa berubah setiap hari. Namun, perubahan angka itu tidak selalu menunjukkan bertambah atau berkurangnya lemak tubuh.

Dokter spesialis gizi, dr. Karina Marcella Widjaja, Sp.GK, menjelaskan bahwa kondisi tubuh terus berubah. Jumlah cairan dan makanan di dalam tubuh juga dapat memengaruhi angka pada timbangan.

Karena itu, orang yang menjalani program penurunan berat badan sebaiknya tidak hanya mengandalkan timbangan. Anda perlu melihat beberapa indikator lain untuk memantau perkembangan tubuh.

“Untuk mencapai berat badan yang sustainable, indikatornya itu yang pertama, teman-teman bisa lihat di sini, berat badan kita jangan setiap hari menimbang tentunya,” ujar dr. Karina dalam talkshow kesehatan 1st Anniversary Halofit by Halodoc bertajuk “Simplifying Obesity Care & Shaping a Healthier Indonesia” di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Mengapa Anda Tidak Perlu Menimbang Setiap Hari?

Berat badan tidak hanya menunjukkan jumlah lemak dalam tubuh. Cairan tubuh juga dapat mengubah angka pada timbangan.

Misalnya, Anda minum lebih banyak pada hari tertentu. Tubuh akan menyimpan tambahan cairan tersebut. Akibatnya, angka pada timbangan bisa ikut naik.

“Yang pertama kondisi tubuh kita itu pasti berubah. Bisa karena faktor cairan. Cairan tubuh hari ini, kita minum banyak sampai tiga liter, itu bisa naik,” jelas Karina.

Jadi, jangan langsung menganggap kenaikan angka sebagai pertambahan lemak. Anda perlu melihat kondisi tubuh secara menyeluruh.

Perubahan angka dalam satu hari juga belum tentu menunjukkan perubahan lemak tubuh. Karena itu, Anda sebaiknya melihat perkembangan berat badan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Baca Juga :  Manfaat Vitamin D bagi Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Makanan Juga Memengaruhi Angka Timbangan

Selain cairan, makanan dan minuman yang baru Anda konsumsi juga dapat menaikkan angka pada timbangan.

Saat Anda makan dan minum, tubuh menerima tambahan massa dari makanan serta cairan. Kondisi tersebut membuat angka timbangan setelah makan berbeda dengan angka sebelum makan.

Dr. Karina juga menjelaskan bahwa makanan dapat langsung memengaruhi hasil penimbangan.

“Bisa juga ya tentunya habis makan. Kalau kita habis makan, pasti naik dong berat badannya,” katanya.

Karena itu, Anda tidak bisa membandingkan hasil penimbangan dalam kondisi yang berbeda.

Sebagai contoh, jangan membandingkan berat badan setelah makan malam dengan berat badan saat bangun tidur. Waktu dan kondisi tubuh yang berbeda dapat memengaruhi hasil penimbangan.

Kapan Waktu Tepat Menimbang Berat Badan?

Karina menyarankan masyarakat untuk tidak menimbang berat badan setiap hari. Ia menyarankan penimbangan cukup dilakukan satu kali dalam seminggu.

“Seminggu sekali saja,” ujarnya.

Dengan menimbang satu kali dalam seminggu, Anda dapat melihat perubahan berat badan secara lebih berkala. Anda juga tidak perlu terlalu fokus pada perubahan angka setiap hari.

Selain mengatur frekuensi, Anda perlu menjaga kondisi penimbangan agar tetap konsisten.

Misalnya, pilih hari dan waktu yang sama setiap minggu. Anda juga bisa menimbang sebelum makan agar mendapatkan kondisi yang lebih seragam.

Cara tersebut membantu Anda membandingkan hasil penimbangan dari waktu ke waktu.

Jangan Hanya Mengandalkan Angka Timbangan

Berat badan bukan satu-satunya indikator untuk memantau kondisi tubuh. Anda juga dapat menggunakan beberapa indikator lainnya.

Karina menyebut lingkar pinggang sebagai salah satu indikator yang dapat Anda pantau. Untuk perempuan, ia menyebut batas yang perlu diperhatikan berada di bawah 80 sentimeter.

Baca Juga :  Jus Alami Bantu Jaga Fungsi dan Kesehatan Ginjal

Sementara itu, laki-laki perlu memperhatikan lingkar pinggang di bawah 90 sentimeter.

Anda juga dapat menggunakan indeks massa tubuh atau IMT. Indikator tersebut membantu melihat perbandingan berat badan dengan tinggi badan.

Selain itu, Anda dapat memeriksa komposisi tubuh. Pemeriksaan tersebut dapat menunjukkan massa lemak, massa otot, dan cairan tubuh.

“Yang kedua itu ada timbangan untuk mengukur komposisi tubuh. Seperti tadi mungkin dilihat massa lemaknya, massa ototnya, cairan tubuhnya. Itu biasanya dipantau minimal dua minggu sekali. Jadi enggak setiap hari kok,” kata Karina.

Dengan demikian, Anda tidak perlu menggunakan timbangan setiap hari untuk memantau perkembangan tubuh.

Jangan Biarkan Timbangan Memicu Stres

Terlalu sering menimbang berat badan dapat membuat Anda terlalu fokus pada angka.

Ketika angka naik sedikit, Anda mungkin langsung menganggap program diet tidak berhasil. Padahal, cairan dan makanan dapat memengaruhi hasil penimbangan.

Karina juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi psikologis selama menjalani program penurunan berat badan.

“Karena kalau misalnya kita stres, itu akan mengganggu hormonal kita juga. Yang ada berat badan kita akan ya naik, tidak jadi turun,” ujarnya.

Karena itu, gunakan timbangan sebagai alat untuk memantau perkembangan. Jangan menjadikan angka pada timbangan sebagai alasan untuk terus menyalahkan diri sendiri.

Menimbang satu kali dalam seminggu dapat membantu Anda melihat tren perubahan berat badan dengan lebih tenang.

Selain itu, jangan langsung menganggap perubahan angka dari satu hari ke hari berikutnya sebagai pertambahan atau pengurangan lemak.

Cairan, makanan, dan kondisi tubuh dapat memengaruhi angka tersebut. Karena itu, lihat perkembangan berat badan secara berkala dan gunakan indikator lain untuk mendapatkan gambaran kondisi tubuh yang lebih lengkap. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: tribunnews.com

Berita Terkait

Telur Bikin Bisul? Ini Fakta Menurut Ahli
Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali
Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami
Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar
Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 02:00 WIB

Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Senin, 21 September 2026 - 02:00 WIB

Telur Bikin Bisul? Ini Fakta Menurut Ahli

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:00 WIB

Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:00 WIB

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Berita Terbaru

Dokter menjelaskan alasan dan waktu yang tepat untuk menimbang berat badan saat menjalani program penurunan berat badan.(Foto : jcomp/tribunnews.com)

Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:00 WIB

Peluang pasar Arab Saudi terbuka bagi produk dan ekonomi kreatif Indonesia.(Foto : tribunnews.com)

Internasional

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 - 00:00 WIB

Ratusan anggota BPD Sungai Penuh mengikuti Bimtek di Grand Hotel Jambi, Kamis (24/9/2026).

Sungai Penuh

BPD Sungai Penuh Ikuti Bimtek Pengawasan Dana Desa

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi drama Korea Oh! Master, Love on the Menu, dan Hush yang tayang di Vidio.(Foto : Dok. IMDb/liputan6.com)

Entertainment

Rekomendasi Drama Korea Seru di Vidio, Ini Pilihannya

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB

tabungan emas, Pegadaian, emas digital, investasi emas
Ilustrasi Tabungan Emas Pegadaian dengan batas pembelian maksimal 100 gram per hari.

Ekonomi

Batas Beli Emas Pegadaian, Cek Aturannya Sekarang

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:00 WIB