Birmingham, Britakini.com — Pebulu tangkis tunggal putra Taiwan, Lin Chun Yi, sukses menambah koleksi gelar negaranya pada turnamen bergengsi All England Open 2026 setelah mengalahkan wakil India, Lakshya Sen, pada partai final.
Pertandingan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada Minggu (8/3/2026). Dalam laga tersebut, Lin Chun Yi tampil dominan dan mengamankan kemenangan dalam dua gim langsung. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna Lin atas Lakshya Sen. Dari lima pertemuan yang sudah terjadi, Lin selalu keluar sebagai pemenang.
Sejak awal pertandingan, Lin langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Ia membuka gim pertama dengan tiga poin beruntun melalui permainan cepat dan penempatan shuttlecock yang akurat. Lakshya Sen sempat memecah kebuntuan dengan meraih poin pertamanya, tetapi Lin tetap menjaga kendali permainan dan memimpin 3-1.
Lin Chun Yi Mulai Mengendalikan Permainan
Lakshya Sen kemudian mencoba mengubah pola permainan dengan menyerang area depan net. Strategi itu sempat memperkecil selisih angka menjadi 2-4. Namun Lin kembali meningkatkan tekanan. Ia memanfaatkan pertahanan solid dan serangan tajam untuk menambah beberapa poin beruntun sehingga memperlebar keunggulan menjadi 6-3.
Sen tidak menyerah begitu saja. Pebulu tangkis India tersebut berusaha mengejar ketertinggalan melalui rally-rally panjang. Upayanya membuat skor sempat mendekat menjadi 5-7. Meski demikian, Lin tetap tampil konsisten. Ia melancarkan smash keras dan penempatan bola yang sulit dijangkau lawan sehingga kembali menjauh dengan skor 8-5.
Lakshya Sen terus berusaha menjaga peluangnya. Ia menekan permainan dengan tempo cepat dan berhasil mendekat hingga 7-8. Namun kesempatan untuk menyamakan skor gagal ia manfaatkan setelah pukulannya keluar lapangan.
Dominasi Lin Berlanjut Setelah Interval
Lin Chun Yi memanfaatkan momentum tersebut dengan sangat baik. Ia kembali menambah poin dan menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-9. Setelah jeda, Lin semakin percaya diri. Ia tampil agresif dan terus menekan pertahanan Sen melalui kombinasi drop shot dan smash yang akurat.
Dominasi Lin terlihat jelas ketika ia memperlebar jarak skor hingga 18-13. Lakshya Sen sempat menambah angka ketika Lin salah membaca arah pukulan dan mengira shuttlecock keluar lapangan. Namun Lin tetap menjaga fokus hingga akhirnya mengamankan kemenangan dan memastikan gelar juara bagi Taiwan pada turnamen All England tahun ini.
(Ven*)









