Ahli Pertanian Lingkungan: Langkah Tepat RKE Menjadi TPST

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

hli pertanian dan lingkungan, Khamrie Syofia, menilai pemindahan TPA ke RKE sebagai solusi tepat.

hli pertanian dan lingkungan, Khamrie Syofia, menilai pemindahan TPA ke RKE sebagai solusi tepat.

Britakini.com, Sungai Penuh – Pemindahan TPA Kota Sungai Penuh dari RPT  ke Renah Kayu Embun (RKE) menjadi TPST  mendapat apresiasi luas. Langkah ini dianggap solusi terbaik bagi masyarakat dan lingkungan.

Ahli Pertanian dan Lingkungan, Khamrie Syofia, menilai keputusan Walikota Sungai Penuh memindahkan TPA dari Renah Padan Tinggi (RPT) sangat tepat. TPA lama tidak lagi mampu menampung volume sampah yang terus meningkat.

“Langkah Walikota Sungai Penuh memindahkan TPA ke RKE sangat tepat. Apalagi pengembangannya melalui TPST,” ujar Khamrie Syofia.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem MLBB Aktif 21 Februari 2026

Menurutnya, sejak awal TPA di RPT sudah diprediksi berpotensi merusak lingkungan dan tidak layak menampung sampah kota. “Area di RPT curam dan berada di ulu air. Dari awal memang tidak layak untuk TPA,” tambahnya.

Dengan pemindahan ini, Khamrie berharap Gubernur Jambi mendukung anggaran untuk mengembangkan TPST RKE menjadi TPST modern yang ramah lingkungan.

“Keputusan ini cepat dan tepat. TPA regional biasanya membutuhkan proses panjang dan waktu lama. Sekarang fokus kita pada pengembangan. Dengan dukungan provinsi dan pusat, TPST RKE bisa menjadi modern dan memberi manfaat ekonomi bagi kota dan masyarakat,” ujar Khamrie.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Bertahan Stabil di Tiga Penyedia Utama

Sejak awal, ia memprediksi pembangunan TPA di RPT akan menimbulkan bencana. Pemindahan ke RKE menekan risiko pencemaran dan membuka peluang pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

(Tim)

Berita Terkait

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi
Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh
Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran
Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga
Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh
BPD Sungai Penuh Ikuti Bimtek Pengawasan Dana Desa
Hutri Randa Sambut Kunjungan Pangdam XX TIB Kerinci
Hardizal Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci yang Baru
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB