Bude Puji Pilih Berbagi Nasi Gratis Demi Keberkahan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bude Puji melayani pembeli sekaligus membagikan nasi gratis kepada penumpang dan pedagang di Pelabuhan Bakauheni.

Bude Puji melayani pembeli sekaligus membagikan nasi gratis kepada penumpang dan pedagang di Pelabuhan Bakauheni.

Lampung Selatan, Britakini.comAktivitas Pelabuhan Bakauheni yang padat setiap hari tidak membuat sosok Pujiati (45) luput dari perhatian. Para pegawai pelabuhan hingga pedagang asongan mengenalnya dengan baik. Mereka memanggilnya Bude Puji.

Bude Puji bukan pejabat. Ia hanya penjual nasi. Namun, ia rutin membagikan makanan gratis kepada siapa pun yang membutuhkan. Ia membantu pegawai, pedagang yang belum mendapat penglaris, hingga penumpang yang kehabisan ongkos.

Berjualan dengan Niat Mencari Berkah

Selama lima tahun berjualan di Pelabuhan Bakauheni, Bude Puji mengubah tujuan usahanya. Ia tidak lagi mengejar keuntungan semata. Ia memilih mencari keberkahan dari setiap piring nasi yang ia sajikan.

“Berapa pun uang yang kita dapat, kita harus bersyukur. Niatkan usaha karena rida Allah, insyaallah berkah. Dulu saya berdagang, tapi tidak pernah berbagi. Uang banyak pun terasa tidak berarti. Sekarang uang sedikit, tapi terasa bermakna,” kata Bude Puji, Jumat (27/3/2026).

=Titik Terendah yang Mengubah Hidup

Bude Puji mengubah prinsip hidupnya setelah mengalami masa sulit pada 2020. Saat itu, ia menjalankan usaha di Lampung Timur. Namun, ia terjebak investasi bodong dan kehilangan hampir satu miliar rupiah.

Baca Juga :  Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Klaim Primogems Gratis

“Saya tertipu trading hampir satu miliar. Lalu saya membaca buku tentang kesalahan fatal pengusaha dalam mengembangkan bisnis dengan utang. Dari situ saya belajar dan bergabung dengan komunitas. Setelah itu, saya memutuskan hijrah ke Bakauheni,” jelasnya.

Pengalaman itu mendorongnya memperbaiki cara pandang terhadap usaha dan kehidupan. Kini, ia rutin berbagi makanan gratis setiap hari Jumat. Ia juga sering melakukannya di hari biasa.

Tidak Pernah Menolak yang Membutuhkan

Bude Puji tidak pernah menolak siapa pun yang meminta makan. Ia tetap memberi meski orang tersebut tidak memiliki uang.

“Kalau ada yang minta nasi, saya suruh karyawan membungkuskan. Saya juga minta kasih lauk yang enak, seperti ayam atau telur. Mau orang itu pura-pura atau tidak, saya tidak masalah. Niat saya hanya karena Allah. Pernah ada yang cuma punya Rp10.000, tetap saya kasih,” ujarnya.

Menjaga Harga Tetap Terjangkau

Bude Puji juga menjaga harga makanannya tetap terjangkau. Ia tidak memanfaatkan momen ramai, termasuk saat musim mudik Lebaran, untuk menaikkan harga.

Baca Juga :  Prabowo Desak Potongan Ojol Turun di Bawah 10 Persen

Ia menetapkan harga yang wajar agar tetap dipercaya pelanggan sekaligus menjaga keberkahan usaha.

“Saya tetap pakai harga biasa. Nasi ayam Rp20.000 untuk warga sekitar, Rp25.000 untuk penumpang. Nasi telur dengan sayur Rp15.000. Paling mahal bebek Rp35.000,” tuturnya.

Hidup Lebih Tenang dan Berkecukupan

Meski tidak lagi memperoleh penghasilan besar seperti dulu, Bude Puji justru merasakan hidup yang lebih tenang. Ia mampu memenuhi kebutuhan hidup dari hasil berjualan nasi.

Ia membayar karyawan, menyekolahkan anak di pondok pesantren, hingga menebus sawah yang sempat ia gadaikan.

“Saya memang tidak pernah dapat Rp10 juta sehari. Tapi alhamdulillah semuanya tercukupi. Sawah sudah bisa saya tebus. Dulu motor satu, sekarang sudah tiga,” katanya.

Tetap Setia Berbagi di Bakauheni

Bude Puji terus berjualan di Pelabuhan Bakauheni hingga sekarang. Banyak kru kapal, pedagang, dan penumpang mengenalnya sebagai sosok yang dermawan.

Ia tetap membagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. Ia menjalankan usahanya dengan sederhana, tetapi penuh makna. (Ven*)

Berita Terkait

Temukan Pekerjaan Ideal Berdasarkan Bulan Lahir Kamu
Billie Eilish Gemas Dengar Julukan Teteh Elis Indonesia
Kode Redeem FF 11 Mei 2026 Terbaru untuk Hadiah Gratis
Empat Film Pendek Indonesia Siap Tayang di Cannes
Perjalanan Vanilla Hijab Dari Ujian Menuju Kesuksesan
Caca, Bocah SD Cianjur, Santai Main Ular King Koros
Pilihan Smartwatch Olahraga Terbaik 2026 untuk Semua Kebutuhan
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran Tetap Waspada
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Temukan Pekerjaan Ideal Berdasarkan Bulan Lahir Kamu

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:00 WIB

Billie Eilish Gemas Dengar Julukan Teteh Elis Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:00 WIB

Kode Redeem FF 11 Mei 2026 Terbaru untuk Hadiah Gratis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:00 WIB

Empat Film Pendek Indonesia Siap Tayang di Cannes

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:00 WIB

Bude Puji Pilih Berbagi Nasi Gratis Demi Keberkahan

Berita Terbaru

Petani Kelompok Tani Sinar Cabe memanen buah naga organik di Sumbermulyo, Banyuwangi, yang berhasil menembus pasar ekspor.(Foto : KOMPAS.com/ Zintan Prihatini)

Ekonomi

Sukses Buah Naga Organik, Petani Kantongi Puluhan Juta

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menghadiri malam pergelaran seni budaya Kenduri Sko Enam Luhah 2026.( Foto : Diskominfosta Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Hadiri Pergelaran Budaya Kenduri Sko 2026

Jumat, 26 Jun 2026 - 03:00 WIB

New Honda Vario 160 Evo 2026 hadir dengan desain sporty dan pilihan warna terbaru.(Foto : kompas.com/adityo)

Teknologi

Honda Resmi Luncurkan Vario 160 Evo 2026, Ini Harganya

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:00 WIB

Pergerakan kurs rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini.(Foto : canva.com)

Ekonomi

Rupiah Melemah Hari Ini, Cek Kurs Terbaru Bank Nasional

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:00 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan tren penurunan pendanaan inovasi di Asia Tenggara dalam forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) di Jakarta.(Foto: CNN Indonesia/ Loamy Noprizal)

Teknologi

Investasi Inovasi Menurun, Indonesia Genjot Ekonomi Digital

Rabu, 24 Jun 2026 - 13:00 WIB