Jakarta, Britakini.com – Demi menciptakan ekosistem pariwisata yang baik, Malaysia meminta warganya untuk lebih ramah kepada wisatawan. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Malaysia menyambut program ‘Visit Malaysia 2026′.
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, Datuk Seri Tiong King Sing, menekankan bahwa masyarakat Malaysia harus bersikap terbuka dan ramah terhadap wisatawan. Ia menyampaikan seruan ini sebagai tanggapan terhadap kritik wisatawan yang menilai sebagian masyarakat kurang ramah.
Beberapa wisatawan mengaku merasa tidak nyaman karena perilaku masyarakat yang tidak sabar atau terkesan permusuhan. Oleh karena itu, Tiong mendesak seluruh warga Malaysia untuk bekerja sama menunjukkan bahwa negara ini adalah destinasi yang ramah, bersahabat, dan kaya budaya.
Selain itu, Tiong menekankan bahwa keramahan masyarakat memainkan peran penting dalam membentuk persepsi positif wisatawan terhadap Malaysia.
Lebih jauh, Tiong menyoroti masalah kebersihan dan pengelolaan sampah. Ia meminta semua pihak untuk meningkatkan standar kebersihan dan secara aktif menanggapi pengelolaan sampah.
Di sisi lain, Tiong mendorong masyarakat lokal untuk lebih berinisiatif menjaga dan merawat ruang publik demi melindungi citra negara.
“Meskipun kami tidak dapat menekan wisatawan secara berlebihan, kami akan secara aktif mendidik dan mengingatkan mereka dengan cara yang lembut. Kerja sama dari semua pihak sangat penting,” tambahnya.
Tiong juga optimistis promosi ‘Visit Malaysia 2026’ akan berjalan sesuai rencana. Ia menunjukkan optimisme itu dengan menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam acara hitung mundur di Bukit Bintang sebagai tanda positif.
Selain promosi pariwisata, ia menambahkan, pemerintah juga akan mendukung upaya ini melalui promosi kesehatan dan pendidikan dini, termasuk bagi anak-anak.
Ketika menyampaikan imbauan tersebut, Tiong berada di gate kedatangan internasional Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Kamis (1/1). Ia menyambut wisatawan secara langsung sambil membagikan suvenir.
(VVR*)









