Serangan Drone Iran Picu Peringatan Keras Arab Saudi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Arab Saudi. Pemerintah Saudi memperingatkan Iran agar tidak melakukan salah perhitungan setelah serangan drone dan rudal.

Ilustrasi bendera Arab Saudi. Pemerintah Saudi memperingatkan Iran agar tidak melakukan salah perhitungan setelah serangan drone dan rudal.

Jakarta, Britakini,com – Menteri Pertahanan Arab Saudi, Khalid bin Salman, memperingatkan Iran agar bersikap bijaksana dan tidak melakukan salah perhitungan. Peringatan itu ia sampaikan pada Sabtu (7/3) setelah serangan rudal dan drone kembali menyasar wilayah kerajaan.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut usai bertemu dengan kepala militer Pakistan. Melalui akun media sosial X, Khalid menilai serangan Iran telah mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan.

“Kami membahas serangan Iran terhadap Kerajaan dan langkah untuk menghentikannya. Kami berharap Iran bersikap bijaksana dan tidak melakukan salah perhitungan,” tulisnya.

Drone Menyerang Ladang Minyak

Menurut laporan AFP dan Euronews, Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan serangan drone pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Pasukan pertahanan udara Saudi mencegat empat drone yang menargetkan ladang minyak Shaybah. Ladang minyak besar itu berada di gurun Rub’ al Khali.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta

Serangan tersebut menjadi yang kedua dalam beberapa jam terakhir.

Sebelumnya, militer Saudi juga menggagalkan serangan drone yang menargetkan wilayah sekitar ibu kota Riyadh.

Selain itu, sistem pertahanan udara Saudi mencegat dua rudal balistik yang menuju Pangkalan Udara Pangeran Sultan.

Iran Umumkan Gelombang Serangan Baru

Di sisi lain, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan gelombang serangan ke-23 dalam operasi militer “Janji Sejati 4”.

IRGC menyatakan operasi tersebut menggunakan kombinasi drone dan rudal generasi terbaru.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (6/3), IRGC menjelaskan bahwa serangan itu memakai sistem rudal canggih yang mampu menyerang banyak target sekaligus.

Baca Juga :  Tren Minum Air Hangat Pagi Hari Kembali Populer

“Dalam gelombang ini kami menggunakan rudal berbahan bakar padat dan cair generasi baru untuk menargetkan wilayah pendudukan serta pangkalan Amerika Serikat di kawasan,” tulis IRGC.

Pangkalan AS dan Kota Israel Jadi Target

IRGC juga mengklaim serangan menargetkan beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pangkalan yang disebut antara lain Sheikh Isa dan Juffair di Bahrain, Ali al-Salem di Kuwait, serta al-Azraq di Jordan.

Selain itu, IRGC menyebut serangan juga menyasar target di wilayah yang mereka sebut sebagai wilayah pendudukan Israel.

Menurut IRGC, kota Be’er Sheva menjadi salah satu target karena memiliki pusat teknologi, fasilitas keamanan siber, dan dukungan militer Israel.

(Ven*)

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka
Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.574.000 per gram pada Selasa (13/10/2026).(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, di tengah penguatan dolar AS dan penantian data inflasi.(Foto By AI)

Ekonomi

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama dan penarikan saldo melalui dompet digital. (Foto: redaksi/tribunsumbar.com)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Selasa, 13 Okt 2026 - 02:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Senin, 12 Okt 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama.(Foto: redaksi)

Ekonomi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Senin, 12 Okt 2026 - 02:00 WIB