Jakarta, Britakini.com — Menjalani puasa bisa menjadi momen tepat untuk memperbaiki pola makan dan mengontrol berat badan. Namun, keberhasilan diet selama Ramadan sangat bergantung pada pilihan makanan yang tepat dan rendah kalori.
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan selama berjam-jam. Kondisi ini membuat metabolisme melambat untuk menghemat energi. Jika Anda memilih menu sahur yang kurang tepat, rasa lapar akan datang lebih cepat dan mendorong Anda makan berlebihan saat berbuka.
Kebiasaan ini sering menyebabkan berat badan justru naik selama Ramadan. Karena itu, Anda perlu memilih menu sahur yang seimbang, bernutrisi, dan tetap rendah kalori agar diet berjalan optimal tanpa mengganggu kesehatan.
Prinsip Menu Sahur untuk Diet
Agar diet tetap efektif selama puasa, pastikan menu sahur mengandung:
-
Karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama
-
Protein untuk menjaga massa otot
-
Serat untuk memperlancar pencernaan
-
Lemak sehat dalam jumlah terkontrol
-
Cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi
Dengan prinsip ini, tubuh tetap bertenaga tanpa kelebihan kalori.
Rekomendasi Menu Sahur Sehat untuk Diet
1. Sup Sayur dengan Tahu dan Tempe
Konsumsi sup bening berisi aneka sayuran untuk mendapatkan rasa kenyang lebih lama tanpa banyak kalori. Tambahkan tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati dan serat. Gunakan metode rebus dan hindari santan atau minyak berlebihan.
2. Ikan Kukus atau Panggang
Pilih ikan sebagai sumber protein berkualitas dan rendah lemak. Olah dengan cara dikukus atau dipanggang agar gizinya tetap terjaga tanpa tambahan minyak.
3. Nasi Merah dan Dada Ayam Tanpa Kulit
Gunakan nasi merah sebagai sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat. Padukan dengan dada ayam tanpa kulit yang tinggi protein dan rendah lemak agar kenyang lebih lama.
4. Oatmeal dan Telur Rebus
Siapkan oatmeal yang kaya serat beta-glukan untuk memperlambat pencernaan. Kombinasikan dengan telur rebus agar asupan protein tercukupi. Tambahkan buah segar tanpa gula tambahan.
5. Omelet Sayur dan Kentang Rebus
Buat omelet dari telur utuh dan putih telur tambahan. Masukkan sayuran seperti bayam atau paprika. Lengkapi dengan kentang rebus agar kenyang lebih lama tanpa tambahan minyak.
6. Nasi Jagung dan Ikan Bakar
Ganti nasi putih dengan nasi jagung yang lebih tinggi serat. Sajikan bersama ikan bakar dan tambahkan lalapan atau sayur rebus.
7. Pecel Sayur
Nikmati pecel berisi bayam, kacang panjang, dan taoge. Gunakan bumbu kacang secukupnya dan hindari kerupuk agar kalori tetap terkontrol.
8. Bubur Kacang Hijau Rendah Gula
Konsumsi bubur kacang hijau sebagai sumber protein nabati dan serat. Kurangi gula dan santan, atau ganti santan dengan susu rendah lemak.
9. Smoothie Pisang Protein
Buat smoothie dari pisang dan yogurt plain atau susu rendah lemak. Hindari gula tambahan agar kalori tetap terkendali.
10. Sandwich Roti Gandum
Gunakan roti gandum sebagai sumber serat. Isi dengan telur rebus, dada ayam, atau daging rendah lemak. Tambahkan sayuran segar dan hindari saus tinggi gula.
Kunci Diet Sukses Selama Ramadan
Puasa sambil diet bukan hal yang sulit jika Anda merencanakan menu dengan baik. Pastikan tubuh tetap mendapatkan energi, cairan, serta zat gizi yang cukup agar aktivitas harian tetap optimal.
Jika diperlukan, atur juga porsi makan saat berbuka agar hasil diet tetap maksimal.
(Tim*)









