Jakarta, Britakini.com – Bandara Internasional Hang Nadim Batam kembali melayani penerbangan secara normal pada Minggu (18/10/2026). Jarak pandang yang masih memenuhi standar keselamatan memungkinkan pilot melakukan lepas landas dan pendaratan dengan lancar.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengatakan kabut asap tidak mengganggu aktivitas penerbangan pada Minggu. Karena itu, seluruh aktivitas penerbangan dapat berjalan normal.
“Untuk asap, hari ini alhamdulillah tidak berdampak ke penerbangan sehingga aktivitas take-off dan landing bisa dilakukan secara lancar oleh pilot,” kata Annang, seperti dikutip dari Antara.
Jarak Pandang Bandara Hang Nadim Capai 3.000 Meter
Annang mengatakan sejumlah pilot sempat mengkhawatirkan kondisi kabut asap di Batam. Salah satunya ialah pilot penerbangan Batik Air Malaysia yang mempertanyakan kondisi udara sebelum mendarat.
Namun, pilot tersebut tetap dapat mendarat dengan normal. Annang pun menyampaikan rasa syukurnya karena kondisi udara masih mendukung keselamatan penerbangan.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, menyebut jarak pandang di sekitar bandara masih berada di atas 3.000 meter atau tiga kilometer.
Menurut Ramlan, jarak pandang tersebut masih memenuhi standar pendaratan pesawat. Oleh karena itu, bandara dapat melayani penerbangan selama kondisi cuaca tetap mendukung keselamatan.
Kabut Asap Batalkan Penerbangan Susi Air
Sebelum kondisi membaik, kabut asap sempat mengganggu sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Hang Nadim. Pada Jumat (16/10/2026), pengelola bandara mencatat pembatalan satu penerbangan perintis Susi Air untuk rute Batam–Rengat pulang pergi.
Selain itu, kabut asap menyebabkan keterlambatan tiga penerbangan. Ketiga penerbangan tersebut melayani rute Palembang–Batam, Batam–Pekanbaru, dan Batam–Jakarta.
Sehari sebelumnya, kabut asap juga mengganggu penerbangan internasional dari Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, asap mengurangi jarak pandang di landasan pacu sehingga menghambat aktivitas penerbangan.
Ramlan menduga asap yang menyelimuti Batam berasal dari sejumlah wilayah lain. Wilayah tersebut mencakup Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan.
Hujan Diharapkan Mengurangi Kabut Asap Batam
Ramlan berharap hujan yang berpotensi turun dalam beberapa hari mendatang dapat mengurangi konsentrasi asap di Batam. Hujan berpeluang membantu membersihkan udara dan memperbaiki jarak pandang.
Namun, hujan belum mengguyur seluruh wilayah secara merata. Ramlan menjelaskan bahwa hujan baru turun secara sporadis di sejumlah titik. Akibatnya, hujan belum memberikan dampak maksimal terhadap penurunan konsentrasi asap.
Di sisi lain, Batam dan Kepulauan Riau diperkirakan mulai memasuki masa peralihan menuju musim hujan pada akhir Oktober. Kemudian, angin utara diperkirakan mulai bertiup pada awal November.
Perubahan cuaca tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memantau kondisi kabut asap di Kepulauan Riau.
Batam Belum Menggelar Operasi Modifikasi Cuaca
Terkait penanganan kabut asap, Ramlan mengatakan pemerintah belum menjalankan operasi modifikasi cuaca di Batam. Saat ini, petugas melaksanakan operasi tersebut di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
“Operasi modifikasi cuaca yang sedang berlangsung berada di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara. Untuk saat ini kita di Batam tidak ada,” ujar Ramlan.
Ramlan menjelaskan bahwa petugas perlu mempertimbangkan kondisi atmosfer sebelum menjalankan operasi modifikasi cuaca. Sebab, operasi tersebut membutuhkan potensi pembentukan awan yang memadai agar pelaksanaannya berjalan efektif.
Oleh karena itu, pihak terkait perlu terus memantau perkembangan cuaca dan konsentrasi asap di Batam. Sementara itu, pengelola Bandara Hang Nadim terus memperhatikan jarak pandang untuk menjaga keselamatan penerbangan.
Dengan jarak pandang yang masih memenuhi standar operasional, Bandara Hang Nadim dapat melayani penerbangan secara normal pada Minggu (18/10/2026). Meski demikian, pihak terkait tetap perlu mengantisipasi perubahan cuaca dan kemungkinan peningkatan kabut asap dalam beberapa hari mendatang. (ven*)
Penulis : Vendra
Editor : Vendra
Sumber Berita: Liputan6.com









