Sungai Penuh, Britakini.com — Ninik Mamak bersama Panitia Kenduri Sko Luhah Rio Jayo mengadakan pertemuan koordinasi dengan Ketua RT, Kepala Dusun (Kadus), dan Lurah di bawah naungan Ajun Arah Rio Jayo. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mematangkan persiapan Kenduri Sko Luhah Rio Jayo.
Selama pertemuan, suasana berlangsung akrab dan penuh antusiasme. Selain itu, seluruh unsur yang hadir dukungan penuh serta kesiapan untuk menyukseskan Kenduri Sko sebagai tradisi adat yang memiliki nilai budaya dan sejarah penting bagi masyarakat.
Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Anshari, SE, mengapresiasi dukungan pemerintah lingkungan dan kelurahan serta menegaskan bahwa Kenduri Sko merupakan warisan adat yang harus dijaga bersama.
“Sebagai warisan adat, Kenduri Sko wajib kita lestarikan. Karena itu, saya mengapresiasi dukungan Ketua RT, Kadus, dan Lurah di bawah naungan Ajun Arah Rio Jayo. Melalui sinergi antara Ninik Mamak, panitia, dan pemerintah setempat, Kenduri Sko dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai adat,” ujar Rio Anshari, SE.
Sementara itu, Ketua Panitia Kenduri Sko Luhah Rio Jayo, Dpt. Vendra Veda Rida, menyampaikan terima kasih atas komitmen seluruh pihak. Menurutnya, dukungan tersebut memberi semangat besar bagi panitia dalam menyempurnakan persiapan.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Ketua RT, Kadus, dan Lurah. Dukungan ini memotivasi panitia untuk mempersiapkan Kenduri Sko sebaik mungkin. Harapannya, kegiatan ini dapat memperkuat persatuan serta melestarikan adat dan budaya yang kita banggakan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, panitia akan menggelar Kenduri Sko Luhah Rio Jayo pada 4 Juli 2026. Selanjutnya, prosesi pelantikan adat akan berlangsung pada 5 Juli 2026 di Tanah Mendapo. Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan demikian, koordinasi lintas unsur ini berperan penting dalam menyukseskan Kenduri Sko Luhah Rio Jayo serta memperkuat nilai adat dan kebersamaan masyarakat.
(VVR*)









