Iran Peringatkan Eskalasi, Diplomasi Jadi Kunci di Jenewa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Amerika Serikat dan Iran dipajang dalam konteks pertemuan diplomatik, melambangkan ketegangan sekaligus upaya komunikasi antara kedua negara.

Bendera Amerika Serikat dan Iran dipajang dalam konteks pertemuan diplomatik, melambangkan ketegangan sekaligus upaya komunikasi antara kedua negara.

Jenewa, Britakini.com — Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, memperingatkan dunia bahwa Iran akan menghadapi eskalasi besar jika pihak mana pun menyerangnya. Peringatan itu muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, meningkatkan ancaman militer terhadap Teheran, sehingga ketegangan antara kedua negara kembali meningkat.

AS Mengerahkan Kekuatan Militer

AS mengerahkan kekuatan udara dan laut dalam jumlah besar ke Timur Tengah. Trump juga mengancam akan menyerang Iran jika kesepakatan, khususnya terkait program nuklir, tidak tercapai. Langkah ini memperkuat tekanan Washington terhadap Teheran.

Negara-Negara Diminta Mencegah Eskalasi

Dalam Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa, Gharibabadi meminta negara-negara pencinta damai mengambil langkah konkret untuk mencegah eskalasi. Ia menegaskan bahwa pihak mana pun yang memulai atau mendukung agresi akan menanggung seluruh konsekuensinya. Oleh karena itu, komunitas internasional harus bertindak agar situasi tidak memburuk.

Baca Juga :  Serangan Siber Meningkat, Perbanas Siapkan Asuransi Perbankan

Diplomasi dan Perundingan Berlanjut

Iran dan AS melanjutkan pembicaraan tidak langsung dengan mediasi Oman di Jenewa. Kedua pihak membahas program nuklir Iran, dan Washington memastikan perundingan akan berlanjut pada 26 Februari. Oman kembali memfasilitasi pertemuan tersebut.

Gharibabadi menegaskan Iran memilih diplomasi sebagai cara paling efektif untuk meredakan ketegangan. Ia menyatakan bahwa dialog terbaru membuka peluang membangun kepercayaan jika semua pihak saling menghormati dan mematuhi hukum internasional.

Baca Juga :  Ronaldo Diduga Ucap Bismillah Sebelum Cetak Gol

Ancaman dan Kesiapan Membela Diri

AS dan Israel terus meningkatkan ancaman militer setelah penindakan keras terhadap demonstrasi antipemerintah di Iran menewaskan ribuan orang. Namun, Gharibabadi menegaskan Iran siap membela kedaulatan dan rakyatnya jika diperlukan. Trump juga mengakui bahwa ia mempertimbangkan serangan terbatas apabila Iran gagal mencapai kesepakatan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Iran akan menganggap setiap serangan sebagai tindakan agresi. Ia memastikan Iran akan merespons secara tegas sebagai bagian dari hak membela diri.

(Tim*)

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka
Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Pemilik mengisi daya mobil listrik menggunakan perangkat pengisian daya di rumah.(Foto : Liputan6.com/Fery Pradolo)

Teknologi

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE menawarkan mesin 1.5L MIVEC, transmisi CVT, serta fitur keselamatan dan kenyamanan untuk menunjang aktivitas harian. (Foto : Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Teknologi

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:00 WIB

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Nasional

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera Selatan menyisakan titik panas serta memicu sebaran asap yang mengancam kualitas udara. (Foto : MUDA SAGALA/AFP)

Nasional

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10/2026) seiring meningkatnya tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:00 WIB