Penerbangan Sultan Thaha Jambi Terganggu Kabut Asap

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap tebal menyelimuti Kota Jambi dan mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Kamis (8/10/2026).(Foto : Tribun Jambi/M Yon Rinaldi)

Kabut asap tebal menyelimuti Kota Jambi dan mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Kamis (8/10/2026).(Foto : Tribun Jambi/M Yon Rinaldi)

Jambi, Britakini.com – Kabut asap tebal mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis (8/10/2026). Kondisi tersebut membuat aktivitas penerbangan terhenti sejak pagi hingga sore hari.

Petugas bandara memantau jarak pandang sebelum mengizinkan pesawat melakukan penerbangan. Mereka mengutamakan faktor keselamatan saat kondisi udara memburuk.

Rendahnya jarak pandang menjadi kendala utama operasional penerbangan. Kabut asap membuat jarak pandang di sekitar bandara turun di bawah batas aman penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Operasional Bandara

Kondisi tersebut membuat sejumlah pesawat yang hendak menuju Jambi harus mengalihkan penerbangan. Pihak bandara mengambil langkah itu untuk menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Ardon mengatakan pihak bandara masih memantau kondisi jarak pandang secara berkala. Ia meminta calon penumpang mengikuti informasi terbaru dari maskapai.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS Tahun 2026

Penumpang juga perlu mengecek jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara. Maskapai dapat mengubah jadwal keberangkatan atau kedatangan jika kondisi jarak pandang belum membaik.

Kabut asap tidak hanya mengganggu penerbangan. Kondisi tersebut juga menurunkan kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi.

Karhutla Picu Kabut Asap

Kabut asap menyelimuti Kota Jambi dan beberapa daerah lain akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebakaran yang masih berlangsung membuat asap terus menyebar ke sejumlah wilayah.

Pantauan di Kota Jambi menunjukkan kabut tebal menutupi langit hingga sore hari. Kondisi tersebut membatasi jarak pandang warga saat beraktivitas.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) menunjukkan kualitas udara di beberapa wilayah Jambi masuk kategori berbahaya.

ISPU Kota Jambi mencapai angka 542. Kabupaten Muaro Jambi mencatat ISPU sebesar 389. Sementara itu, ISPU Kabupaten Tebo mencapai 562.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci dan TNKS Koordinasi Jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning

Ketiga wilayah tersebut masuk kategori berbahaya. Angka tersebut menunjukkan tingginya tingkat pencemaran udara yang terjadi saat kabut asap menyelimuti Jambi.

Warga Perlu Batasi Aktivitas Luar

Karhutla yang masih berlangsung berpotensi memperburuk kondisi udara. Asap yang semakin tebal juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Pemerintah dan pihak terkait mengimbau warga mengurangi kegiatan di luar ruangan saat kabut asap semakin pekat. Warga juga perlu memantau perkembangan kualitas udara sebelum beraktivitas.

Calon penumpang Bandara Sultan Thaha Jambi juga perlu mengikuti informasi dari maskapai. Perubahan jarak pandang dapat memengaruhi jadwal penerbangan.

Dengan memantau informasi terbaru, penumpang dapat mengantisipasi perubahan jadwal dan menghindari perjalanan yang terganggu akibat kabut asap. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: jambi.tribunnews.com

Berita Terkait

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi
Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya
Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap
Kebakaran Tahura STS Jambi Hanguskan 30 Hektare Lahan
Cuaca Jambi Rabu, Kerinci Berpotensi Hujan Ringan
Guru PPPK Dapat Kabar Besar, Berpeluang Jadi PNS
Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Siswa Karena Kabut Asap
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Serah Terima Pataka Siginjai Sakti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dana Karhutla Jambi Rp30 Miliar Belum Terserap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kebakaran Tahura STS Jambi Hanguskan 30 Hektare Lahan

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB