Ekspor SDA Satu Pintu DSI Tekan Under Invoicing September

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Jakarta, Britakini.com – Presiden Prabowo Subianto mempercepat penerapan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas Sumber Daya Alam (SDA) melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Pemerintah akan menjalankan kebijakan ini secara penuh mulai 1 September 2026. Jadwal tersebut lebih maju dibanding rencana awal yang menetapkan implementasi pada 1 Januari 2027.

Percepatan Implementasi Ekspor Satu Pintu

Prabowo menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih menjalankan masa transisi. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan segera menyesuaikan sistem dan mekanisme ekspor. Pemerintah ingin memastikan proses peralihan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas perdagangan internasional.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (20/7/2026), Prabowo menjelaskan langsung arah kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah membentuk PT DSI sebagai entitas strategis. Lembaga ini akan mengelola dan mengawasi ekspor SDA secara terpusat.

Baca Juga :  Sungai Penuh Raih Dua Penghargaan Kementerian Kesehatan

Tekan Praktik Under Invoicing

Prabowo menilai kebijakan ini penting untuk menutup celah praktik kecurangan, terutama under invoicing. Ia menegaskan bahwa praktik ini sering muncul dalam perdagangan komoditas, khususnya di sektor kelapa sawit. Banyak pelaku usaha melaporkan nilai ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya demi meraih keuntungan tambahan.

Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan praktik ini terus terjadi. Menurutnya, kecurangan tersebut merugikan negara dalam jangka panjang.

Contoh Kasus di Industri Kelapa Sawit

Prabowo memaparkan contoh konkret di industri kelapa sawit. Sejumlah perusahaan dalam negeri menjual produk dengan harga sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram dalam dokumen resmi. Namun, harga riil di pasar internasional, seperti di Rotterdam, Eropa, mencapai Rp27.000 per kilogram.

Baca Juga :  Kabar Baik Guru PPPK, Status Penuh Tahun 2027

Ia menilai selisih harga tersebut menunjukkan potensi kehilangan devisa negara dalam jumlah besar. Pihak tertentu diduga mengambil keuntungan dari perbedaan harga selama proses pengiriman hingga barang tiba di pasar tujuan.

Komitmen Pemerintah Lindungi Devisa Negara

Pemerintah berkomitmen menghentikan praktik tersebut melalui sistem ekspor satu pintu. Dengan pengawasan terpusat, pemerintah dapat mengontrol harga dan meningkatkan transparansi. Langkah ini juga membantu menjaga penerimaan negara tetap optimal.

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini akan melindungi kekayaan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Ia mengajak seluruh pelaku industri untuk mendukung kebijakan ini. Pemerintah ingin memastikan setiap transaksi ekspor memberi manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat Indonesia. (Ven*)

Berita Terkait

Jadwal Musim Hujan 2026/2027, BMKG Ungkap Prediksi Terbaru
Penerbangan Hang Nadim Batam Normal, Kabut Asap Dipantau
BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus
Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla
Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Jadwal Musim Hujan 2026/2027, BMKG Ungkap Prediksi Terbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Penerbangan Hang Nadim Batam Normal, Kabut Asap Dipantau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Berita Terbaru

Ilustrasi pergerakan saham Asia di tengah koreksi pasar.(Foto : ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ekonomi

Valuasi Saham Bank Murah, BBCA BBRI Layak Dibeli?

Senin, 19 Okt 2026 - 23:00 WIB

BAM DPR RI dan pemerintah daerah menyepakati empat poin penyelesaian konflik agraria Zona Merah Kota Jambi.(Foto : Tribun Jambi/Sopianto)

Jambi

BAM DPR RI Sepakati 4 Langkah Selesaikan Zona Merah Jambi

Senin, 19 Okt 2026 - 21:00 WIB

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami keterlambatan di sejumlah wilayah Indonesia.(Foto : TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Nasional

Jadwal Musim Hujan 2026/2027, BMKG Ungkap Prediksi Terbaru

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah tekanan pasar domestik dan ketegangan geopolitik global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Tekanan Pasar Domestik dan Global Meningkat

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.035 per dolar AS seiring tekanan pasar global dan kenaikan harga minyak.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.035, Harga Minyak Jadi Sorotan

Senin, 19 Okt 2026 - 15:00 WIB