Stok Beras Nasional Aman 15 Bulan Hadapi El Nino Ekstrem

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Amran Sulaiman saat meninjau gudang beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Andi Amran Sulaiman saat meninjau gudang beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Karawang, Britakini.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman meski Indonesia berpotensi menghadapi fenomena El Nino ekstrem atau “Godzilla”. Ia menegaskan stok beras nasional mampu memenuhi kebutuhan hingga 15 bulan ke depan.

Amran menegaskan pemerintah mengandalkan kombinasi cadangan beras dan produksi yang terus berjalan. Ia memperkirakan ketersediaan beras saat ini mampu mencukupi kebutuhan hingga April tahun depan.

“Artinya kekuatan beras kita bisa sampai April tahun depan. Perhitungan ini menunjukkan ketahanan beras mencapai 15 bulan, hasil penambahan 11 bulan dengan 4 bulan tambahan,” ujar Amran saat meninjau gudang beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Mutasi 88 Perwira Polri, Cek Daftar Jabatan Baru

Amran menyebut cadangan beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Ia menghitung kebutuhan sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) sekitar 12,5 juta ton. Ia juga memperkirakan potensi produksi atau standing crop mencapai sekitar 11 juta ton.

Amran menilai total ketersediaan beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton berdasarkan perhitungan tersebut. Ia menyetarakan angka itu dengan ketahanan selama 11 bulan. Ia kemudian membandingkannya dengan potensi kekeringan akibat El Nino yang diperkirakan berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bagikan Bendera Sambut HUT RI ke-80

“Kalau kekeringan hanya enam bulan, sementara ketahanan kita 11 bulan, berarti kondisinya aman,” jelasnya.

Amran menegaskan pemerintah tetap menjalankan produksi beras selama musim kering. Ia menyebut pemerintah mengoptimalkan irigasi dan pompanisasi agar produksi tetap berjalan.

Amran memperkirakan produksi saat musim kering mencapai sekitar 2 juta ton per tahun. Ia menilai produksi tersebut mampu menopang kebutuhan hingga empat bulan tambahan.

Dengan kondisi itu, Amran memastikan pemerintah tetap menjaga ketahanan beras nasional meski menghadapi tekanan cuaca ekstrem. (Ven*)

Berita Terkait

Penerbangan Hang Nadim Batam Normal, Kabut Asap Dipantau
BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus
Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla
Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Penerbangan Hang Nadim Batam Normal, Kabut Asap Dipantau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Berita Terbaru

Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah tekanan pasar domestik dan ketegangan geopolitik global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Tekanan Pasar Domestik dan Global Meningkat

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.035 per dolar AS seiring tekanan pasar global dan kenaikan harga minyak.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.035, Harga Minyak Jadi Sorotan

Senin, 19 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian pada Senin, 19 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Tertinggi, Simak Prediksi Emas Sepekan

Senin, 19 Okt 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian memimpin Apel Kerja Senin sekaligus mencanangkan Core Values ASN BerAKHLAK di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh.(foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN Lewat BerAKHLAK

Senin, 19 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire tanggal 19 Oktober 2026 dengan tampilan karakter keren dan berbagai hadiah menarik.

Entertainment

14 Kode Redeem FF 19 Oktober 2026 Terbaru

Senin, 19 Okt 2026 - 05:00 WIB