Warga Medan Memburu Genset Saat Listrik Padam

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memadati toko genset di Jalan Pandu, Medan, akibat pemadaman listrik berkepanjangan.

Warga memadati toko genset di Jalan Pandu, Medan, akibat pemadaman listrik berkepanjangan.

Medan, Britakini.com — Pemadaman listrik yang berlangsung selama berjam-jam di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), mendorong warga berburu mesin generator set (genset). Warga berupaya mengantisipasi kemungkinan listrik belum kembali normal.

Pantauan pada Sabtu (23/5/2026) memperlihatkan warga memadati toko penjual genset di Jalan Pandu, Kota Medan. Mereka datang silih berganti untuk membeli sumber listrik cadangan.

Salah satu warga Delitua, Dedy, memilih membeli genset karena khawatir listrik tidak segera pulih. Ia merasakan langsung dampak pemadaman yang terjadi sejak Jumat (22/5) sore.

“Saya khawatir listrik lama pulih, jadi saya memilih bersiap. Listrik sangat penting untuk menerangi rumah, menjaga makanan tetap awet di kulkas, dan mengisi daya handphone,” ujar Dedy.

Baca Juga :  Jadwal Musim Hujan 2026/2027, BMKG Ungkap Prediksi Terbaru

Dedy menegaskan bahwa ia harus membeli genset untuk kebutuhan rumah tangga. Ia juga mengungkapkan harga genset saat ini mengalami kenaikan.

“Saya tetap membeli karena sangat dibutuhkan. Saya juga memikirkan orang tua di rumah. Harganya sekitar Rp 4 jutaan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pemadaman listrik membuat lingkungan rumahnya di Delitua gelap gulita. Suhu di dalam rumah pun meningkat karena mereka tidak dapat menyalakan kipas angin maupun pendingin ruangan.

Baca Juga :  Chery Perkenalkan Tiggo V, Mobil Keluarga 3-in-1

“Kondisi semalam sangat panas dan gelap. Aktivitas terganggu karena jaringan internet juga tidak berfungsi,” tambahnya.

Selama listrik padam, Dedy bersama keluarganya mengandalkan handphone sebagai penerangan. Namun, cara itu tidak bertahan lama karena baterai tidak bisa diisi ulang.

“Kami hanya memakai handphone untuk penerangan. Sampai sekarang listrik masih belum menyala,” lanjutnya.

Dedy juga mengaku pekerjaannya ikut terdampak. Ia yang berjualan sayur mengalami penurunan penjualan akibat kondisi tersebut.

“Saya berjualan sayur keliling di sekitar Delitua. Penjualan sepi, jadi pendapatan saya menurun,” pungkasnya. (Ven*)

Berita Terkait

Valuasi Saham Bank Murah, BBCA BBRI Layak Dibeli?
Rupiah Melemah, Tekanan Pasar Domestik dan Global Meningkat
Rupiah Melemah ke Rp18.035, Harga Minyak Jadi Sorotan
Harga Emas Antam Tertinggi, Simak Prediksi Emas Sepekan
OJK Perkuat Reformasi dan Transparansi Pasar Modal Indonesia
Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru
IHSG Anjlok 11,57 Persen, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Valuasi Saham Bank Murah, BBCA BBRI Layak Dibeli?

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Melemah, Tekanan Pasar Domestik dan Global Meningkat

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Tertinggi, Simak Prediksi Emas Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

OJK Perkuat Reformasi dan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Berita Terbaru

Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu hingga September 2026.(Foto : Dok. Liputan6.com)

Teknologi

Daihatsu Perkuat Pasar Otomotif, Gran Max Penjualan Fantastis

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi pergerakan saham Asia di tengah koreksi pasar.(Foto : ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ekonomi

Valuasi Saham Bank Murah, BBCA BBRI Layak Dibeli?

Senin, 19 Okt 2026 - 23:00 WIB

BAM DPR RI dan pemerintah daerah menyepakati empat poin penyelesaian konflik agraria Zona Merah Kota Jambi.(Foto : Tribun Jambi/Sopianto)

Jambi

BAM DPR RI Sepakati 4 Langkah Selesaikan Zona Merah Jambi

Senin, 19 Okt 2026 - 21:00 WIB

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami keterlambatan di sejumlah wilayah Indonesia.(Foto : TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Nasional

Jadwal Musim Hujan 2026/2027, BMKG Ungkap Prediksi Terbaru

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah tekanan pasar domestik dan ketegangan geopolitik global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Tekanan Pasar Domestik dan Global Meningkat

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB