KMH Tegaskan Kompensasi Sesuai Data Dukcapil Resmi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Aslori Ilham, Humas KMH, menjelaskan soal penyaluran kompensasi warga terdampak PLTA Kerinci.

H. Aslori Ilham, Humas KMH, menjelaskan soal penyaluran kompensasi warga terdampak PLTA Kerinci.

Britakini.com, Kerinci – PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) menegaskan tidak pernah menjanjikan kompensasi Rp 300 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada warga terdampak pembangunan PLTA di Sungai Tanjung Merindu, Kabupaten Kerinci.

Manajer Humas KMH, H. Aslori Ilham, menjelaskan angka Rp 300 juta hanya tuntutan warga, bukan keputusan resmi perusahaan. Ia menegaskan KMH bersama Tim Terpadu (Timdu) menyepakati kompensasi Rp 5 juta per KK dan menargetkan penyaluran selesai paling lambat 19 Agustus 2025.

Baca Juga :  Manfaat Air Kelapa untuk Hidrasi dan Kesehatan Ramadan

Data Dukcapil mencatat jumlah keluarga di Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan sebanyak 907 KK. KMH sudah menyalurkan kompensasi kepada 643 KK, sedangkan sisanya masih menunggu penyelesaian. Aslori menolak klaim 500 KK belum menerima kompensasi karena sebagian warga yang sudah dibayar kembali mendaftarkan diri. Ia menegaskan Timdu dan Dukcapil sedang memverifikasi data agar lebih valid.

Baca Juga :  Mitsubishi Produksi Mobil Hybrid Lokal Mulai Tahun Ini

Aslori memastikan pembangunan PLTA tidak merusak ekosistem sungai maupun debit air. Ia menegaskan pekerjaan di Sungai Tanjung Merindu hanya mencakup 5 persen proyek, sedangkan 95 persen sisanya sudah selesai.

KMH berkomitmen melaksanakan pembangunan sesuai aturan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta masyarakat agar proses berjalan terbuka tanpa menimbulkan salah persepsi.

Berita Terkait

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka
TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan
Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada
PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai
Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat
Wali Kota Alfin Dukung Festival Kopi Kerinci 2026
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB