Jakarta, Britakini.com – Harga emas Antam tidak berubah pada Minggu (11/10/2026). PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menetapkan harga emas batangan sebesar Rp2.592.000 per gram. Harga tersebut masih sama dengan perdagangan Sabtu (10/10/2026).
Selain harga jual, Antam juga mempertahankan harga beli kembali atau buyback sebesar Rp2.401.000 per gram. Dengan demikian, kedua harga tersebut tidak mengalami perubahan pada perdagangan hari ini.
Harga Jual dan Buyback Emas Antam Tetap
Harga jual menunjukkan jumlah uang yang harus konsumen bayarkan saat membeli emas batangan. Sementara itu, harga buyback menunjukkan jumlah uang yang Antam bayarkan ketika pemilik menjual kembali emasnya.
Kedua harga tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga emas dunia dan kondisi pasar. Oleh karena itu, masyarakat perlu memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi.
Harga Emas Antam Pernah Tembus Rekor Tertinggi
Harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high pada Kamis (29/1/2026). Saat itu, Antam menetapkan harga emas sebesar Rp3.168.000 per gram.
Pada periode tersebut, harga buyback emas Antam juga sempat mencapai Rp2.989.000 per gram. Catatan ini menunjukkan bahwa harga emas dapat bergerak naik atau turun mengikuti perkembangan pasar.
Daftar Harga Emas Antam Minggu, 11 Oktober 2026
Antam menawarkan emas batangan dalam berbagai pilihan berat. Berikut rincian harga emas Antam pada Minggu (11/10/2026):
- 0,5 gram: Rp1.346.000
- 1 gram: Rp2.592.000
- 2 gram: Rp5.124.000
- 3 gram: Rp7.661.000
- 5 gram: Rp12.735.000
- 10 gram: Rp25.415.000
- 25 gram: Rp63.412.000
- 50 gram: Rp126.745.000
- 100 gram: Rp253.412.000
- 250 gram: Rp633.265.000
- 500 gram: Rp1.266.320.000
- 1.000 gram: Rp2.532.600.000
Periksa Harga Sebelum Membeli Emas
Masyarakat dapat menggunakan daftar harga tersebut sebagai referensi sebelum membeli emas batangan. Namun, calon pembeli perlu memeriksa kembali harga terbaru melalui situs resmi Logam Mulia.
Langkah ini penting karena Antam dapat mengubah harga emas sewaktu-waktu. Dengan memeriksa informasi terbaru, masyarakat dapat menyesuaikan keputusan pembelian dengan kondisi pasar. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : Vendra
Sumber Berita: Liputan6.com









