Jakarta, Britakini.com – Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian kaum tengah mulai memilih downgrade saat membeli smartphone.
Langkah tersebut membantu konsumen mendapatkan perangkat berkualitas dengan biaya lebih terjangkau. Menariknya, pengguna tidak selalu harus mengorbankan performa saat memilih smartphone yang lebih murah.
Teknologi smartphone terus berkembang. Kini, ponsel kelas menengah atas mampu membawa berbagai fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada perangkat flagship.
Pengguna dapat menemukan chipset bertenaga, kamera berkualitas, layar jernih, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI. Karena itu, konsumen tidak harus mengejar smartphone flagship dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah.
Sebaliknya, pengguna dapat memilih perangkat sesuai kebutuhan dan anggaran. Pilihan tersebut juga cocok bagi kreator konten yang membutuhkan HP untuk membuat foto dan video.
Perangkat yang tepat dapat membantu kreator melakukan live streaming sekaligus membuka peluang mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan begitu, pengguna tetap bisa memperoleh pengalaman ponsel kelas atas tanpa mengeluarkan dana terlalu besar.
Smartphone di bawah Rp10 juta pun semakin menarik untuk dilirik. Berikut lima perangkat yang menawarkan spesifikasi dan fitur mendekati flagship.
1. Samsung Galaxy A57 5G
Samsung Galaxy A57 5G menawarkan sejumlah fitur untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Perangkat ini juga mendapat dukungan update software jangka panjang.
Bodi yang kuat menjadi salah satu keunggulan lainnya. Pada sektor kamera, Samsung memasang kamera wide-angle 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 12MP, dan kamera makro 5MP.
Kamera depan dan belakang dapat merekam video hingga resolusi 4K pada 30fps. Kemampuan tersebut membuat Galaxy A57 5G cocok untuk pengguna yang gemar membuat konten.
Untuk menunjang performanya, Samsung menggunakan chipset Exynos 1680 berproses 4nm. Chipset ini membantu pengguna menjalankan berbagai aplikasi, termasuk Instagram dan TikTok.
Galaxy A57 5G juga menghadirkan fitur berbasis AI. Salah satunya, Best Face membantu pengguna memilih wajah terbaik saat mengambil foto grup.
Samsung menawarkan beberapa pilihan kapasitas penyimpanan. Harganya juga berbeda sesuai variannya.
- Samsung Galaxy A57 5G (8GB/128GB): Rp6,8 juta–Rp7,2 juta, tergantung toko.
- Samsung Galaxy A57 5G (8GB/256GB): Rp9,4 juta, berdasarkan harga resmi Samsung Indonesia.
- Samsung Galaxy A57 5G (12GB/256GB): Rp10,9 juta, berdasarkan harga resmi Samsung Indonesia.
2. Vivo V70 5G
Vivo V70 5G mengandalkan kemampuan kamera untuk memenuhi kebutuhan fotografi dan pembuatan konten.
Perangkat ini membawa kamera 50MP ZEISS Super Telephoto dengan OIS. Kamera tersebut membantu pengguna menangkap objek dari jarak jauh dengan detail yang lebih tajam.
Untuk kebutuhan video, Vivo V70 5G mendukung perekaman 4K 60fps dengan fitur Zoom Clarity. Fitur ini membantu pengguna menghasilkan rekaman yang lebih jelas.
Dari sisi performa, Vivo menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4 berproses 4nm. Chipset tersebut membantu perangkat menjalankan aktivitas berat dengan lebih stabil.
Kemampuan itu berguna bagi pengguna yang melakukan live streaming dalam waktu lama. Vivo juga menambahkan Ultra Large VC Smart Cooling System untuk membantu menjaga suhu perangkat.
Pengguna juga dapat memilih berbagai mode Portrait dengan karakter lensa klasik ZEISS. Mode tersebut menghasilkan efek bokeh natural tanpa membutuhkan banyak proses editing.
Selain kamera, Vivo membekali perangkat ini dengan sejumlah fitur AI. Fitur tersebut meliputi Origin Island, AI Search, AI Creation, dan AI Captions.
Berikut pilihan harga Vivo V70 5G:
- Vivo V70 5G (8GB/256GB): Rp9,4 juta, berdasarkan harga dari Erafone.
- Vivo V70 5G (12GB/256GB): Rp8,9 juta, berdasarkan harga dari Erafone.
- Vivo V70 5G (12GB/512GB): Rp10,9 juta, berdasarkan harga dari Erafone.
3. Xiaomi 17T
Xiaomi 17T mengandalkan sistem kamera Leica untuk memenuhi kebutuhan kreator konten.
Pada bagian belakang, Xiaomi memasang kamera utama Leica 23 mm 50MP. Perangkat ini juga membawa kamera telefoto Leica 115 mm 50MP dan kamera ultrawide Leica 15 mm 12MP.
Kombinasi tersebut membantu pengguna menghasilkan foto dengan detail tinggi. Kamera telefoto juga memudahkan pengguna memotret objek dari jarak jauh.
Untuk perekaman video, Xiaomi 17T mendukung format log hingga resolusi 4K pada 30fps dan 60fps. Kreator konten juga dapat memanfaatkan fitur Master Portrait dan Stage Mode.
Kedua fitur tersebut memberikan lebih banyak pilihan saat pengguna membuat foto dan video. Xiaomi juga menyediakan berbagai filter Leica untuk memperkaya konten visual.
Dari sisi daya tahan, Xiaomi 17T membawa baterai berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas besar tersebut membantu pengguna menjalankan berbagai aktivitas sepanjang hari.
Berikut harga resmi Xiaomi 17T berdasarkan kapasitas penyimpanannya:
- Xiaomi 17T (12GB/256GB): Rp8,9 juta.
- Xiaomi 17T (12GB/512GB): Rp9,9 juta.
4. POCO F8 Pro
POCO F8 Pro menyasar pengguna yang mengutamakan performa tinggi. Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite dengan kemampuan CPU dan GPU yang kencang.
Performa tersebut cocok untuk pengguna yang sering mengedit video, menjalankan banyak aplikasi, atau memainkan game berat.
Pada sektor kamera, POCO memasang kamera utama 50MP dengan teknologi Light Fusion 800. Kamera tersebut mampu merekam video hingga resolusi 8K.
Selain itu, tersedia kamera telefoto 50MP untuk membantu pengguna mengambil gambar dari jarak jauh. Kombinasi kamera tersebut juga mendukung kebutuhan pembuatan konten.
POCO F8 Pro membawa baterai berkapasitas 6.210 mAh. Kapasitas tersebut membantu pengguna membuat konten, mengedit video, hingga bermain game dalam waktu lebih lama.
Kreator juga dapat memanfaatkan perangkat ini untuk rendering efek visual 3D. Kemampuan performanya mendukung aktivitas live streaming sambil bermain game.
- POCO F8 Pro (12GB/512GB): Rp9,9 juta.
5. Oppo Reno 15 5G
Oppo Reno 15 5G mengutamakan kemampuan kamera untuk kebutuhan swafoto dan vlog.
Pada bagian depan, Oppo memasang kamera Ultra Wide 50MP. Sementara itu, kamera belakang menggunakan sensor Sony IMX882 50MP dengan dukungan OIS dan EIS.
Perangkat ini juga membawa kamera telefoto 50MP dengan OIS dua sumbu. Selain itu, tersedia kamera ultrawide 8MP untuk menangkap area yang lebih luas.
Kamera depan memiliki sudut pandang hingga 100 derajat. Kemampuan tersebut membantu pengguna mengambil swafoto dan membuat video dengan area tangkapan yang lebih luas.
Untuk mendukung performa, Oppo menggunakan Snapdragon 7 Gen 4 Mobile Platform. Fitur AI HyperBoost 2.0 juga membantu menjaga transisi antaraplikasi tetap stabil pada frame rate tinggi.
Pengguna dapat merekam video dengan fitur 4K HDR Ultra-Steady Video. Fitur tersebut membantu menjaga rekaman tetap stabil ketika pengguna bergerak.
Selain itu, teknologi 80W SUPERVOOC mempercepat proses pengisian daya. Pengguna pun dapat kembali menggunakan smartphone dalam waktu lebih singkat.
Berikut pilihan harga Oppo Reno 15 5G:
- Oppo Reno 15 5G (8GB/256GB): Rp9,2 juta, berdasarkan harga resmi Oppo Indonesia.
- Oppo Reno 15 5G (12GB/512GB): Rp13,3 juta, berdasarkan harga dari Erafone.
Kelima smartphone tersebut menawarkan keunggulan yang berbeda. Karena itu, konsumen dapat memilih perangkat berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Pengguna yang fokus pada fotografi bisa mempertimbangkan kemampuan kamera. Sementara itu, kreator konten dapat mengutamakan kamera, performa, dan baterai.
Bagi pengguna yang gemar bermain game, performa chipset bisa menjadi pertimbangan utama. Dengan memilih sesuai kebutuhan, konsumen tidak harus membeli smartphone flagship dengan harga sangat tinggi. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : Vendra
Sumber Berita: Liputan6.com









