Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL saat menjenguk di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL saat menjenguk di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Jakarta, Britakini.com — Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek yang bertabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia menyampaikan bahwa sebagian korban luka sudah pulang setelah menerima penanganan medis yang cepat dan memadai dari pihak rumah sakit.

“Saya melihat sebagian korban sudah pulang,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan di RSUD Kota Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Prabowo menilai tenaga medis bekerja secara optimal dalam menangani para korban. Ia melihat proses evakuasi dan penanganan berjalan lancar sehingga kondisi banyak korban cepat membaik. Sebagian korban telah kembali ke rumah, sementara sisanya masih menjalani perawatan intensif untuk pemulihan lebih lanjut.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Sentuh 18100

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap para korban. Ia memastikan seluruh korban, baik yang mengalami luka maupun keluarga korban meninggal dunia, akan menerima kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau tidak salah, total korban sekitar 54 hingga 60 orang. Hampir semuanya sudah tertangani dengan baik. Sebagian sudah dipulangkan, sebagian masih dirawat. Yang jelas, kami sudah mengurus semuanya dan akan memberikan kompensasi,” jelasnya.

Pada pagi hari, Prabowo tiba di RSUD Kota Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB. Ia langsung masuk ke area rumah sakit untuk melihat kondisi korban secara langsung serta berbincang dengan tenaga medis dan keluarga pasien.

Baca Juga :  Alfin Bersama DPRD Tingkatkan Pembangunan Sungai Penuh

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turut mendampingi.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia melaporkan bahwa kecelakaan tersebut menyebabkan tujuh penumpang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 81 korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Pihak terkait terus menyelidiki penyebab kecelakaan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (Ven*)

Berita Terkait

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla
Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB