Harga Emas Melemah, Investor Pilih Dolar AS

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam turun tajam dan stagnan di level Rp 2,89 juta per gram akibat peralihan investasi ke dolar AS.

Harga emas Antam turun tajam dan stagnan di level Rp 2,89 juta per gram akibat peralihan investasi ke dolar AS.

Jakarta, Britakini.com — Harga emas di Jakarta belakangan ini terus turun karena kekhawatiran investor terhadap konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pada Minggu (22/3), harga emas Antam tercatat Rp 2.893.000 per gram. Harga ini stagnan sejak Jumat (20/3) setelah sebelumnya anjlok hingga Rp 103.000 per gram.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa konflik di Timur Tengah mendorong penurunan harga emas. Minimnya pernyataan dari pemimpin Iran membuat investor merasa tidak pasti, sehingga mereka mengalihkan investasi dari emas ke dolar AS.

Baca Juga :  DPC Gerindra Sungai Penuh Dukung Evaluasi BGN oleh Presiden Prabowo

Ia menilai investor saat ini memilih dolar sebagai safe haven karena situasi kepemimpinan di Iran belum jelas. Meski sudah ada pemimpin, pihak tersebut belum memberikan pernyataan karena khawatir kondisi negaranya akan semakin disorot dan berisiko diserang kembali.

Meski begitu, Ibrahim justru melihat kondisi ini sebagai peluang. Ia menyebut saat ini sebagai momen yang tepat untuk membeli emas. Menurut prediksinya, harga emas akan kembali naik menjelang akhir Maret 2026.

Baca Juga :  Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi

Ia menegaskan bahwa investor hanya sementara beralih ke dolar AS. Dalam waktu tertentu, mereka akan kembali ke emas sebagai instrumen investasi.

Ibrahim juga menilai emas tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga nilai kekayaan. Ia bahkan memperkirakan harga emas berpotensi mencapai Rp 3,5 juta per gram hingga akhir tahun. Karena itu, ia menyebut kondisi koreksi harga saat ini sebagai momentum ideal untuk membeli emas.

(Ven*

Berita Terkait

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB