Harga Emas Hari Ini 29 September 2026: Antam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas 24 karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi pada Selasa, 29 September 2026.(Foto By AI/liputan6.com)

Harga emas 24 karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi pada Selasa, 29 September 2026.(Foto By AI/liputan6.com)

Jakarta, Britakini.com – Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Namun, harga emas masih berada di sekitar level terendah dalam lebih dari tujuh pekan.

Saat ini, pelaku pasar mencermati kemungkinan Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama. Kondisi tersebut membuat investor lebih berhati-hati dalam menentukan posisi di pasar emas.

Selain itu, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pekan ini turut menjadi perhatian. Data tersebut nantinya dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

Dengan demikian, perubahan harga emas dunia juga berpengaruh terhadap harga emas batangan di Indonesia. Karena itu, harga emas Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi menjadi perhatian masyarakat.

Harga Emas Dunia Hari Ini

Mengutip CNBC, harga emas spot berada di level US$4.124,57 per ons pada pukul 01.40 GMT.

Sebelumnya, harga tersebut relatif stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya. Meski demikian, emas sempat menyentuh posisi terendah sejak 5 Agustus 2026 pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS turun 0,3 persen menjadi US$4.156,70 per ons.

Di tengah kondisi tersebut, Senior Market Strategist Exness Christopger Tahir mengatakan perkembangan geopolitik masih memengaruhi pergerakan harga emas.

Menurut Tahir, konflik geopolitik yang berlanjut dapat menjaga harga emas dan imbal hasil obligasi tetap tinggi. Sebaliknya, perkembangan yang mengarah pada de-eskalasi dapat mengurangi tekanan di pasar.

Pada saat yang sama, pejabat Amerika Serikat dan Iran melakukan pembicaraan secara terpisah dengan mediator. Upaya tersebut dilakukan untuk mencari jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

Selain perkembangan geopolitik, pasar minyak juga menjadi perhatian. Harga minyak naik untuk sesi kedua secara beruntun karena investor masih mengkhawatirkan gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Akibatnya, kenaikan harga minyak dapat mendorong inflasi karena meningkatkan biaya di berbagai sektor ekonomi. Selanjutnya, bank sentral berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan tekanan harga.

Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi dapat menekan harga emas. Pasalnya, emas tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga sehingga investor dapat mengalihkan dana ke aset yang menghasilkan imbal hasil.

Berdasarkan data FedWatch milik CME, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober mencapai 70,3 persen.

Investor Menanti Data Ekonomi Amerika Serikat

Sementara itu, investor menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis sepanjang pekan ini.

Baca Juga :  Emas Pegadaian Melonjak, Harga Antam UBS Galeri24 Naik

Beberapa di antaranya meliputi lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE, serta laporan nonfarm payrolls.

Melalui data tersebut, investor dapat membaca kondisi ekonomi AS dengan lebih jelas. Selain itu, informasi tersebut juga dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

Di sisi lain, Gubernur The Fed Lisa Cook memperkirakan tekanan inflasi masih berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Cook menyoroti permintaan yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan atau AI serta kenaikan harga minyak. Menurut dia, kedua faktor tersebut turut menjadi perhatian dalam melihat perkembangan inflasi.

Sementara itu, Christopger Tahir menilai tekanan harga yang masih bertahan dan aktivitas ekonomi yang relatif kuat dapat memperkuat ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang ketat.

Sebagai akibatnya, kondisi tersebut berpotensi mempertahankan imbal hasil pada level tinggi. Pada akhirnya, situasi itu dapat memberikan tekanan terhadap harga emas.

Lantas, berapa harga emas 24 karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi pada Selasa, 29 September 2026?

Harga Emas Antam Hari Ini

Pada perdagangan kali ini, PT Aneka Tambang Tbk atau Antam menurunkan harga emas batangan pada Selasa, 29 September 2026.

Mengutip laman resmi Logam Mulia, Antam menetapkan harga emas sebesar Rp2.580.000 per gram. Angka tersebut turun Rp17.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.597.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, Antam juga memangkas harga pembelian kembali atau buyback. Pada perdagangan hari ini, harga buyback turun Rp47.000 menjadi Rp2.375.000 per gram.

Dalam hal ini, harga buyback menunjukkan nilai yang dibayarkan Antam ketika pemilik menjual kembali emas batangan kepada perusahaan.

Sebaliknya, harga jual menunjukkan nilai yang harus dibayarkan konsumen ketika membeli emas dari Antam.

Berikutnya, daftar harga emas Antam pada Selasa, 29 September 2026:

Berat Harga
0,5 gram Rp1.340.500
1 gram Rp2.580.000
2 gram Rp5.110.000
3 gram Rp7.647.000
5 gram Rp12.715.000
10 gram Rp25.350.000
25 gram Rp63.210.000
50 gram Rp126.255.000
100 gram Rp252.360.000
250 gram Rp630.590.000
500 gram Rp1.260.900.000
1.000 gram Rp2.520.600.000

Meski demikian, Antam dapat mengubah harga emas sewaktu-waktu. Perubahan tersebut biasanya mengikuti pergerakan harga emas dunia dan kondisi pasar.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Selanjutnya, Pegadaian menawarkan tiga merek emas batangan, yakni Galeri24, Antam, dan UBS.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun, Buyback Jadi Rp2.437.000

Pada Selasa, 29 September 2026, Pegadaian menjual emas Galeri24 ukuran 1 gram seharga Rp2.506.000.

Sementara itu, emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian mencapai Rp2.619.000. Adapun emas UBS ukuran yang sama dibanderol Rp2.530.000.

Galeri24

Berat Harga
0,5 gram Rp1.314.000
1 gram Rp2.506.000
2 gram Rp4.951.000
5 gram Rp12.286.000
10 gram Rp24.506.000
25 gram Rp60.935.000
50 gram Rp121.775.000
100 gram Rp243.429.000
250 gram Rp607.077.000
500 gram Rp1.214.153.000
1.000 gram Rp2.428.306.000

Antam di Pegadaian

Berat Harga
0,5 gram Rp1.361.000
1 gram Rp2.619.000
2 gram Rp5.177.000
3 gram Rp7.740.000
5 gram Rp12.866.000
10 gram Rp25.675.000
25 gram Rp64.059.000
50 gram Rp128.038.000
100 gram Rp255.996.000

UBS

Berat Harga
0,5 gram Rp1.368.000
1 gram Rp2.530.000
2 gram Rp5.021.000
5 gram Rp12.406.000
10 gram Rp24.681.000
25 gram Rp61.582.000
50 gram Rp122.912.000
100 gram Rp245.727.000
250 gram Rp614.136.000
500 gram Rp1.226.830.000

Oleh sebab itu, calon pembeli sebaiknya memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi. Pegadaian dapat memperbarui harga emas sesuai kondisi pasar dan kebijakan harga yang berlaku.

Harga Emas Hartadinata Abadi Hari Ini

Selain Antam dan Pegadaian, PT Hartadinata Abadi Tbk juga menyediakan emas 24 karat dalam berbagai ukuran.

Pada perdagangan Selasa, 29 September 2026, harga emas Hartadinata Abadi untuk ukuran 1 gram mencapai Rp2.424.000.

Adapun daftar lengkap harga emas Hartadinata Abadi sebagai berikut:

Berat Harga
1 gram Rp2.424.000
2 gram Rp4.808.000
5 gram Rp11.930.000
10 gram Rp23.790.000
25 gram Rp59.200.000
50 gram Rp118.350.000
100 gram Rp236.600.000
125 gram Rp295.125.000
150 gram Rp354.000.000
175 gram Rp412.825.000
200 gram Rp471.600.000
250 gram Rp589.900.000
500 gram Rp1.178.000.000
1.000 gram Rp2.356.000.000

Harga Emas Bisa Berubah Sewaktu-waktu

Secara umum, pergerakan harga emas pada Selasa, 29 September 2026, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Di antaranya kebijakan suku bunga The Fed, data ekonomi AS, harga minyak, serta perkembangan geopolitik.

Selain itu, perubahan harga emas dunia dapat memengaruhi harga emas batangan di pasar domestik. Karena itu, masyarakat perlu mengecek harga terbaru sebelum membeli atau menjual emas.

Di sisi lain, Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi dapat melakukan pembaruan harga sesuai kondisi pasar masing-masing.

Dengan demikian, daftar harga dalam artikel ini mengacu pada data perdagangan Selasa, 29 September 2026. Namun, harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed
Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam
Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
MotoGP Mandalika Jadi Peluang UMKM Lombok Perluas Pasar
Harga Emas Antam Minggu Ini Tetap, Buyback Rp2,4 Juta
Harga Emas Antam Menguat, Ini Rincian Pergerakan Sepekan
Industri Ritel Indonesia Perkuat Distribusi dan Kolaborasi UMKM
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:00 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Peluang UMKM Lombok Perluas Pasar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Minggu Ini Tetap, Buyback Rp2,4 Juta

Berita Terbaru

Pemilik mengisi daya mobil listrik menggunakan perangkat pengisian daya di rumah.(Foto : Liputan6.com/Fery Pradolo)

Teknologi

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE menawarkan mesin 1.5L MIVEC, transmisi CVT, serta fitur keselamatan dan kenyamanan untuk menunjang aktivitas harian. (Foto : Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Teknologi

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:00 WIB

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Nasional

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera Selatan menyisakan titik panas serta memicu sebaran asap yang mengancam kualitas udara. (Foto : MUDA SAGALA/AFP)

Nasional

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:00 WIB

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10/2026) seiring meningkatnya tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:00 WIB