Alasan Penting Matikan Mesin Saat Mengisi BBM

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengemudi wajib mematikan mesin kendaraan sebelum mengisi BBM di SPBU untuk mengurangi risiko kebakaran.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pengemudi wajib mematikan mesin kendaraan sebelum mengisi BBM di SPBU untuk mengurangi risiko kebakaran.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, Britakini.com – Pengemudi wajib mematikan mesin kendaraan sebelum mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Petugas SPBU juga akan mengingatkan pengendara yang masih menyalakan mesin.

Sebagian pengendara mungkin menganggap aturan tersebut sebagai prosedur biasa. Padahal, aturan itu memiliki tujuan keselamatan yang penting.

Mematikan mesin dapat mengurangi potensi sumber penyulut di sekitar kendaraan. Langkah ini juga membantu menekan risiko kebakaran saat proses pengisian BBM berlangsung.

Mengutip laman Daihatsu, Minggu (27/9/2026), bensin mudah menguap. Saat petugas mengisi tangki kendaraan, uap BBM dapat keluar dan menyebar ke sekitar kendaraan.

Uap BBM dapat terbakar ketika bertemu oksigen dan sumber penyulut. Karena itu, mesin harus dimatikan sebelum petugas mulai mengisi bahan bakar.

Mesin Kendaraan Menghasilkan Panas

Mesin kendaraan menghasilkan panas ketika bekerja. Beberapa komponen kendaraan juga dapat mencapai suhu tinggi.

Knalpot menjadi salah satu komponen yang menghasilkan panas. Selain itu, sistem kelistrikan kendaraan tetap bekerja ketika mesin menyala.

Kondisi tersebut membuat pengemudi perlu mengurangi sumber panas dan sumber penyulut di sekitar kendaraan. Cara sederhananya dengan mematikan mesin sebelum mengisi BBM.

Langkah tersebut menjadi semakin penting ketika uap bahan bakar berada di sekitar kendaraan. Sebaiknya, jangan menambah sumber panas atau sumber penyulut selama proses pengisian.

Baca Juga :  Xiaomi Redmi Note 17 Hadir dengan Baterai Jumbo

Waspadai Listrik Statis

Listrik statis juga perlu mendapat perhatian saat berada di SPBU.

Gesekan antara pakaian, tubuh, jok kendaraan, atau permukaan lain dapat menghasilkan muatan listrik statis. Muatan tersebut kemudian dapat terlepas dalam bentuk percikan kecil.

Percikan tersebut dapat menjadi sumber penyulut jika muncul di dekat uap BBM. Karena itu, seluruh aturan keselamatan yang berlaku di SPBU harus dipatuhi.

Patuhi Aturan Keselamatan di SPBU

Mematikan mesin bukan satu-satunya aturan yang harus diperhatikan. Pengendara juga perlu menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan risiko kebakaran atau mengganggu proses pengisian BBM.

Berikut beberapa aturan yang perlu diperhatikan.

1. Jangan Merokok

Rokok harus dimatikan sebelum memasuki area pengisian BBM. Rokok menghasilkan api dan bara yang dapat menjadi sumber penyulut.

Api atau bara rokok dapat meningkatkan risiko kebakaran ketika bertemu uap BBM. Karena itu, aktivitas merokok dilarang di sekitar dispenser dan kendaraan yang sedang mengisi bahan bakar.

2. Gunakan Ponsel Sesuai Petunjuk

Aturan SPBU mengenai penggunaan ponsel juga perlu diperhatikan.

Baca Juga :  Chery Tiggo 8 CSH 452 Km, BBM Cuma 1,6 Liter

Pembayaran digital menggunakan kode QR dapat dilakukan jika SPBU menyediakan fasilitas tersebut. Namun, pengguna tetap harus mengikuti petunjuk petugas.

Sebaiknya, ponsel tidak digunakan untuk aktivitas lain yang dapat mengganggu konsentrasi selama proses pengisian BBM.

3. Jangan Mengisi Tangki Sampai Meluber

Pengisian BBM secara berlebihan juga perlu dihindari.

BBM dapat meluber ketika tangki terisi melebihi kapasitas. Tumpahan tersebut dapat mengenai kendaraan dan area di sekitar tangki.

Permukaan kendaraan atau komponen yang panas dapat meningkatkan risiko kebakaran jika terkena BBM. Karena itu, hentikan pengisian sesuai kapasitas tangki kendaraan.

Matikan Mesin Sebelum Isi BBM

Pastikan mesin sudah mati sebelum petugas mulai mengisi BBM. Aturan ini bukan sekadar formalitas.

Mesin yang mati membantu mengurangi sumber panas dan potensi penyulut di sekitar kendaraan. Selain itu, patuhi larangan merokok dan ikuti petunjuk penggunaan ponsel di SPBU.

Hindari pula pengisian BBM secara berlebihan. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga keamanan selama proses pengisian.

Dengan mematuhi aturan keselamatan, pengendara ikut melindungi diri sendiri, petugas SPBU, kendaraan, dan orang lain di sekitar area pengisian BBM. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: Liputan6.com

Berita Terkait

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro
Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya
BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti
Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru
Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
BYD Atto 1 Terbaru Diprediksi Berharga Rp260 Juta
5 Aplikasi Penghasil Uang Bisa Cair ke DANA
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB